Cari Blog Ini

Kamis, 25 Februari 2016

Mengatasi Control Panel Tidak Bisa Dibuka

Jika anda mengalami crash saat membuka control panel, misalnya control panel tidak bisa dibuka dan windows explorer restart sendiri, cara mengatasinya cukup mudah
1. Masuk ke windows explorer anda
2. Pilih drive utama, biasanya C://
3. Masuk ke folder windows
4. Masuk ke folder system 32
5. Hapus firebird2control.cpl
note: anda harus login sebagai administrator untuk dapat menghapus file ini

Kamis, 18 Februari 2016

Membuat Tabel Pivot dengan openoffice calc

Salah satu fitur yang paling populer dari Microsoft Excel adalah kemampuan untuk dengan cepat menganalisa data menggunakan tabel pivot. Anda dapat mengambil keuntungan dari fitur yang sama di OpenOffice Calc.
Satu-satunya perbedaan adalah, fitur tabel pivot disebut DataPilot untuk mencegah pelanggaran hak cipta dengan Microsoft. Apapun, karya dua yang sama. Di sini, kita melihat bagaimana Anda dapat mengatur data Anda ke dalam format tabel menggunakan fitur DataPilot.

Siapkan Data

Sebelum Anda membuat poros meja, pastikan data anda siap untuk digunakan.Untuk membuat organisasi lebih mudah, memberikan masing-masing kolom yang berbeda pos. Pivot tabel membutuhkan sebuah heading untuk bekerja dengan baik. Lihat contoh di bawah ini Dataset. Dataset Anda dapat besar atau kecil. Saya menggunakan satu set kecil sebagai contoh.
Sample Data
Selanjutnya, sorot semua data yang ingin Anda sertakan dalam tabel pivot, termasuk judul. Gunakan mouse anda untuk memilih semua sel yang berlaku.Setelah disorot, buka data , pilih DataPilot dan pilih Mulai .
DataPilot Start
Ini memulai wizard DataPilot. Memilih untuk menggunakan kisaran yang dipilih atau sumber data dalam OpenOffice.
Select Source
Tekan OK untuk melanjutkan. Ini menampilkan jendela DataPilot, di mana Anda dapat mengatur tabel pivot Anda.
DataPilot Window
Drag dan drop kolom yang ingin Anda gunakan dari pusat jendela untuk bidang yang sesuai pada layar layout. Misalnya, jika Anda untuk mengurutkan kolom Anda menurut lokasi, Anda akan tarik Lokasi lapangan ke Fields Kolom bagian.
Anda tidak harus menggunakan semua bagian tata letak, tetapi anda harus menggunakan Fields Row, Kolom Fields dan Fields Data untuk tabel pivot bagian paling. Anda juga dapat mengatur data Anda dengan menggunakan bagian halaman Fields.
Data Fields bagian adalah area perhitungan Anda. Gunakan bagian ini untuk, rata-rata atau menghitung jumlah data. Lebih lanjut menyesuaikan bagian Bidang Data dengan memilih jenis perhitungan. Tekan Pilihan setelah menyeret field ke bagian dan memilih perhitungan. Tekan OK untuk menyimpan perubahan Anda.
Options
Tekan Lebih di jendela DataPilot utama untuk memilih tempat untuk menampilkan tabel pivot Anda.
More Options
Dalam Hasil untuk bagian, gunakan drop down box yang pertama untuk memilih lembaran baru. Anda dapat juga memasukkan range di kotak bagian untuk menampilkan tabel pivot pada sheet yang ada. Berhati-hatilah untuk tidak menggunakan berbagai sel yang sudah diduduki atau Anda akan menimpa data Anda pada bagian tersebut. Tekan OK untuk menyelesaikan tabel pivot Anda.
tabel pivot Anda akan ditampilkan di area yang Anda pilih. Dari sini, Anda dapat menyaring atau refresh data Anda. Klik kanan setiap area pivot tabel untuk melihat pilihan Anda.
PivotTable Options
Mulai memungkinkan Anda mengedit tabel pivot. Segarkan update pivot tabel anda dengan perubahan yang mungkin telah Anda buat dengan sumber data asli.Filter memungkinkan Anda lebih lanjut menyaring data Anda untuk melihat apa yang Anda butuhkan.

Jumat, 11 September 2015

Cara Reset Canon PIXMA MP237


Cara Reset Canon PIXMA MP237


Canon PIXMA MP237 merupakan printer multi fungsi murah yang bisa melakukan 3 hal: print, scan, copy. Keberadaan printer multi fungsi dengan harga murah menjadi daya tarik calon pembeli. Dengan 3 fitur dalam 1 perangakat dan berharga cukup terjangkau menjadikan printer ini banyak menjadi pilihan pengguna printer.
Karena banyak yang menggunakan printer Canon MP237, disini saya melihat akan banyak yang membutuhkan resetter MP237 saat mengalami error. Apa fungsi resetter? resetter berfungsi untuk mereset ulang chip yang tertanam pada printer, dimana chip tersebut akan mencatat setiap printer melakukan pencetakan. Ketika chip tersebut mendeteksi jumlah maksimal pencetakan telah tercapai, maka printer akan melakukan blinking dan Canon MP 237 anda tidak bisa digunakan lagi untuk mencetak, disinilah kita membutuhkan resetter MP237.

Reset Canon
Cara Menggunakan Resetter Service Tool Canon

Cara Reset Canon MP237

  1. Tahap Menjadikan Printer MP237 Ke Service Mode
    Seperti biasa, untuk bisa suskses mereset canon MP237, langkah awalnya adalah kita harus menjadikan printer canon menjadi service mode. Dengan kondisi Service Mode kita bisa melakukan reset terhadap si printer dan berikut ini langkah-langkahnya.
    • Jika printer dalam keadaan hidup, matikan printer dengan menekan tombol power
    • Setelah printer mati, tekan dan tahan tombol STOP/RESET menggunakanakan salah satu jari tangan anda diikuti dengan menekan Tombol POWER (kedua tombol pada posisi tertekan)
    • Lepaskan jari yang menekan tombol STOP/RESET tapi tombol power harus terus anda tekan
    • Pada posisi tombol POWER masih tertekan, gunakan jari tangan yang lain untuk menekan tombol STOP/RESET sebanyak 6 kali. Setelah anda menekan tombol STOP/RESET 6 kali, lepaskan kedua tombol secara bersamaan.
    • Jika anda benar melakukan tahap di atas untuk mereset MP237, seharusnya komputer anda mendeteksi adanya device baru, abaikan saja, karena itu menjadi tanda bahwa anda telah berhasil menjadikan Canon MP237 anda ke Service Mode.
  2. Tahap Reset Printer Canon MP 237
    • Download Resetter Canon MP237 pada link yang telah saya sertakan diakhir artikel ini
    • Extract dan jalankan reseter MP237 dengan meng klik 2 kali file Service tool v3400.exe
    • Mulailah lakukan memerintah software reseter MP237
      • Sub Tab Clear Ink Counter pilih Main
      • Sub Tab Ink Absorber Counter pilih Main
    • Klik EEPROM maka printer akan mencetak selembar kertas
    • Matikan printer dan hidupkan kembali maka printer sudah bisa anda gunakan kembali

Jumat, 28 Agustus 2015

Cara koneksi perangkat android ke laptop/PC tanpa kabel dengan AirDroid

Biasanya untuk menghubungkan perangkat android ( smartphone, tablet, phablet yang berbasis android ) ke laptop/PC kita menggunakan kabel USB untuk sekedar memindahkan data. Namun sekarang ada cara koneksi perangkat yang berbasis android ke laptop/PC tanpa kabel. Yaitu dengan menggunaan aplikasi gratisan AirDroid yang kita download dari Playstore.Simbol Aplikasi Airdroid
Dengan aplikasi ini kita tidak sekedar bisa memindahkan data antara perangkat android dengan laptop/PC, tapi juga bisa menjalankan aplikasi yang ada di perangkat android dari laptop/PC, mirip dengan aplikasi PC Link pada smatphone Asus Zenfone tapi menggunakan kabel USB.
Untuk koneksi dengan AirDroid ini syaratnya kedua perangkat (laptop/PC dan perangkat android) memiliki koneksi internet wi-fi dan ada jaringan internetnya (internet router).
Berikut cara-caranya. Namun sebelumnya kedua perangkat harus sudah terhubung ke internet. Perangkat android yang kita gunakan adalah Asus Zenfone 5.

1.  Download aplikasi AirDroid dari Playstore di perangkat android.
Masuk ke Playstore. Cari aplikasi AirDroid kemudian klik Install. Ikuti saja dialog yang muncul dan klik OK.

Download aplikasi AirDroid di Playstore

2. Cari aplikasi AirDroid yang baru saja di install di perangkat androidnya (smartphone, tablet, phablet yang berbasis android) kemudian klik untuk menjalankannya seperti gambar di bawah ini.
Menjalankan aplikasi AirDroid di Asus Zenfone

3. Di laptop/PC, buka internet browser dan cari alamat web, http://web.airdroid.com/. seperti gambar berikut. Abaikan saja kolom permintaan Sign in.
Halaman web airdroid -1
Kemudian kita ambil perangkat android yang aplikasi AirDroidnya sudah aktif. Lalu kita scan di bagian yang di lingkar merah seperti gambar di atas dengan menggunakan kamera perangkat android kita.
Caranya klik tanda yang dilingkar merah pada perangkat android seperti gambar berikut. Kemudian arahkan kamera dari perangkat android ke halaman web.airdroid di atas.
Klik lingkar merah untuk scan web airdroid di laptop/PC
Jika berhasil maka akan masuk ke halaman web.airdroid  berikutnya seperti gambar berikut.
Tampilan halaman web airdroid yang aktif di laptop/PC
Pada layar perangkat androidnya akan nampak seperti gambar berikut.
Tampilan Airdroid aktif di Asus Zenfone
Sampai di sini anda bebas mengontrol perangkat android dari laptop/PC anda selama keduanya masih terhubung ke internet. Memindahkan data, menggunakan kamera dari perangkat android atau menjalankan aplikasi yang ada pada perangkata androidnya. Jika ingin keluat cukup tekan tombol ‘Disconnect’ dari perangkat android atau tutup internet browser yang ada di laptop/PC.

Rabu, 19 Agustus 2015

Contoh-contoh query SQL

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan contoh-contoh query dalam MySQL. Tabel-tabel yang akan kita gunakan adalah sebagai berikut:
  • matakuliah(kodemk, namamk, sks), berisi daftar matakuliah yang ditawarkan
  • dosen(nip, nama), berisi daftar dosen pengampu kuliah
  • mahasiswa(nim, nama, dosenpembimbing), berisi daftar mahasiswa
  • kuliah(kodekuliah, kodemk, nip, thnakademik, semester), berisi daftar matakuliah dan dosen pengampu
  • peserta(nimkodekuliah, nilai), berisi kuliah yang diikuti mahasiswa beserta nilainya dalam huruf
Dalam pembahasan kali ini diasumsikan:
  • matakuliah hanya ditawarkan sekali dalam setahun, yaitu pada semester 1 (ganjil) saja atau semester 2 (genap) saja dan tidak kedua-duanya.
  • bila pernah mengulang matakuliah, nilai yang diikutkan untuk perhitungan IP adalah nilai terakhir
  • matakuliah dikatakan lulus bila nilai yang diperoleh minimal ‘D’
Berikut ini adalah contoh-contoh query dalam MySQL:
1.      Menampilkan banyaknya SKS yang telah diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa
a.       Bila matakuliah yang diulang semua masuk dalam perhitungan
SELECT nim, SUM( sks ) jumlahsks
FROM peserta, (
SELECT kodekuliah, kuliah.kodemk, sks
FROM kuliah, matakuliah
WHERE kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
) A
WHERE peserta.kodekuliah = A.kodekuliah
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query ini kita menampilkan jumlah SKS yang telah diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa bila matakuliah yang diulang semua masuk dalam perhitungan. Pertama-tama, kita melakukan join tabel kuliah dengan tabel matakuliah pada kondisi kodemk pada tabel kuliah sama dengan kodemk pada tabel matakuliah untuk mendapatkankodekuliah, kodemk dan sks.
…(
SELECT kodekuliah, kuliah.kodemk, sks
FROM kuliah, matakuliah
WHERE kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
) A
Lalu hasil join tersebut diberi alias A. Selanjutnya, tabel A tadi kita join-kan dengan tabel peserta pada kondisi kodekuliah pada tabel peserta sama dengan kodekuliah pada tabelA untuk mendapatkan nim dan sks yang selanjutnya kita menjumlahkan sks dengan SUM(sks) yang dikelompokkan berdasarkan nim menggunakan GROUP BY nim.
b.      Bila matakuliah yang diulang hanya yang sesuai dengan asumsi yang masuk dalam perhitungan
SELECT nim, SUM( sks ) totalsks
FROM (
SELECT DISTINCT nim, kodemk
FROM peserta, kuliah
WHERE peserta.kodekuliah = kuliah.kodekuliah
)P, matakuliah
WHERE P.kodemk = matakuliah.kodemk
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query ini kita menampilkan jumlah SKS yang telah diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa bila matakuliah yang diulang hanya dihitung sekali. Pertama-tama kita melakukan join tabel peserta dengan tabel kuliah pada kondisi kodekuliah pada tabel peserta sama dengan kodekuliah pada tabel kuliah untuk mendapatkan nim dan kodemk.
… (
SELECT DISTINCT nim, kodemk
FROM peserta, kuliah
WHERE peserta.kodekuliah = kuliah.kodekuliah
)P …
Kata DISTINCT setelah SELECT digunakan untuk menghilangkan pengulangan record yang mempunyai nim dan kodemk yang sama agar matakuliah yang diulang oleh seorang mahasiswa hanya muncul sekali. Hasil join tersebut diberi alias P. Lalu tabel P kita join-kan dengan tabel matakuliah pada kondisi kodemk pada tabel P sama dengan kodemk pada tabel matakuliah untuk mendapatkan nim dan sks yang dijumlahkan dengan SUM(sks) setelah dikelompokkan berdasarkan GROUP BY nim.
2.      Menampilkan data-data yang bisa untuk melakukan perhitungan IPK (berdasar asumsi di atas)
SELECT nim, kuliah.kodemk, nilai, sks
FROM peserta, matakuliah, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MAX( thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
Penjelasan:
Pada query ini kita melakukan join pada tiga tabel, yaitu peserta, matakuliah dan kuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabelpeserta dan kodemk pada tabel kuliah sama dengan kodemk pada tabel matakuliah. Setelah itu kita lakukan operasi intersection dengan query yang menampilkan tahun terakhir menyelesaikan suatu matakuliah.
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MAX( thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
Pada query untuk menampilkan tahun terakhir menyelesaikan suatu matakuliah, kita melakukan join pada tabel peserta dan tabel kuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliahsama dengan kodekuliah pada tabel peserta. Lalu untuk mencari tahun terakhir digunakan fungsi MAX(thnakademik) setelah dikelompokkan berdasarkan nim dan kodemk denganGROUP BY nim, kodemk. Lalu operasi intersection dilakukan dengan memeriksa apakah record nim, kodemk, thnakademik dari hasil join tiga tabel ada pada hasil query untuk menampilkan tahun terakhir menyelesaikan suatu matakuliah.
3.      Menampilkan dosen yang pernah mengampu kelas matakuliah yang pesertanya tidak lebih dari 15 mahasiswa
SELECT DISTINCT nip
FROM kuliah, (
SELECT kodekuliah, COUNT( * ) jumlahpeserta
FROM peserta
GROUP
BY kodekuliah
) banyakpeserta
WHERE kuliah.kodekuliah = banyakpeserta.kodekuliah
AND jumlahpeserta <=15
Penjelasan:
Pada query ini kita akan menampilkan dosen yang pernah mengampu matakuliah yang pesertanya <= 15 mahasiswa. Awalnya menggunakan tabel peserta, kita hitung dahulu jumlah peserta dari setiap kuliah dengan menggunakan COUNT(*) setelah dikelompokkan berdasarkan kodekuliah dengan GROUP BY kodekuliah.
…(
SELECT kodekuliah, COUNT( * ) jumlahpeserta
FROM peserta
GROUP
BY kodekuliah
) banyakpeserta
Setelah itu query tersebut diberi alias banyakpeserta. Lalu pada query utama kita melakukan join pada tabel banyakpeserta dengan tabel kuliah pada kondisi kodekuliah pada tabelkuliah sama dengan kodekuliah pada tabel banyakpeserta serta menambahkan kondisi jumlahpeserta <= 15. Pada query utama kita menampilkan nip yang di dahului dengan kataDISTINCT agar nip yang ditampilkan tidak ada perulangan.
4.      Menampilkan nama mahasiswa yang telah lulus lebih dari 100 SKS
SELECT nama
FROM (
SELECT nim, SUM( sks ) jumlahsks
FROM peserta, kuliah, matakuliah
WHERE nilai <  'E'
AND kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
GROUP
BY nim
) yanglulus, mahasiswa
WHERE jumlahsks >100
AND yanglulus.nim = mahasiswa.nim
Penjelasan:
Pada query ini kita akan menampilkan nama mahasiswa yang telah lulus > 100 SKS. Mula-mula kita menghitung jumlah SKS dari matakuliah yang lulus untuk masing-masing mahasiswa. Kita melakukan join pada tiga tabel peserta, kuliah dan matakuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabel peserta dan kodemk pada tabel kuliah sama dengan kodemk pada tabel matakuliah disertai dengan kondisi nilai < ‘E’ yang berarti nilai >= ‘E’ tidak diikutkan. Lalu sks yang memenuhi kondisi dijumlahkan dengan SUM(sks) yang diberi alias jumlahsks setelah dikelompokkan berdasarkan nim dengan GROUP BY nim. Query tersebut diberi alias jumlahlulus.
…(
SELECT nim, SUM( sks ) jumlahsks
FROM peserta, kuliah, matakuliah
WHERE nilai <  'E'
AND kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
GROUP
BY nim
) yanglulus …
Pada query utama kita melakukan join pada tabel yanglulus dengan mahasiswa dengan kondisi nim pada tabel yanglulus sama dengan nim pada tabel mahasiswa disertai kondisijumlahsks > 100 untuk menampilkan nama mahasiswa yang telah lulus > 100 SKS.
5.      Menampilkan banyaknya siswa yang telah lulus tugas akhir bila kode matakuliah untuk tugas akhir adalah ‘M0012’
SELECT COUNT( * ) lulusTA
FROM peserta, kuliah
WHERE nilai <  'E'
AND kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kodemk =  'M0012'
Penjelasan:
Pada query kali ini kita akan menampilkan jumlah mahasiswa yang telah lulus tugas akhir bila kode matakuliah tugas akhir = ‘M0012’. Pertama-tama kita melakukan join pada tabel peserta dankuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabel peserta untuk mendapatkan nilai dan kodemk. Lalu hasil join tersebut kita saring dengan kondisi nilai < ‘E’ dan kodemk = ‘M0012’ yang selanjutnya setelah disaring kita hitung dengan COUNT(*) dan diberi alias lulusTA untuk menghitung jumlah mahasiswa yang telah lulus tugas akhir.
6.      Menampilkan daftar nomor dan nama mahasiswa beserta IP  berdasar dua asumsi di atas
SELECT buatip.nim, nama, (
SUM( nilaisks ) / SUM( sks )
) ip
FROM mahasiswa, (
SELECT nim, kuliah.kodemk, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilai ) ) ) * sks
) nilaisks, sks
FROM peserta, matakuliah, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MAX( thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
)buatip
WHERE mahasiswa.nim = buatip.nim
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query yang cukup panjang ini. kita akan menampilkan nomor dan nama mahasiswa beserta IP berdasar dua asumsi di atas. Pada awalnya kita membuat query untuk menampilkan nim,kodemk dan nilai yang sudah dikali sks. Query ini mirip seperti query yang dijelaskan pada nomor 2 dengan sedikit perubahan.
…(
SELECT nim, kuliah.kodemk, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilai ) ) ) * sks
) nilaisks, sks
FROM peserta, matakuliah, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MAX( thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
) buatip
Bagian yang ditebalkan merupakan perubahan yang dilakukan untuk query kali ini. Hasil query tersebut diberi alias buatip. Lalu kita melakukan join pada tabel buatip dan tabel nama dengan kondisi nim pada tabel mahasiswa sama dengan nim pada tabel buatip untuk mendapatkan nama. Selanjutnya untuk menghitung IP, kita menjumlahkan semua nilaisks dan membaginya dengan jumlah sks dengan SUM(nilaisks) / SUM(sks) setelah dikelompokkan menurut nim-nya dengan menggunakan GROUP BY nim.
7.      Menghitung IP bila asumsi kedua di atas diganti bahwa nilai yang dipakai untuk penentuan IP adalah nilai yang terbaik (dari serangkaian mengulang matakuliah)
SELECT nim, (
SUM( nilaimaxsks ) / SUM( sks )
)ip
FROM (
SELECT nim, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilaimax ) ) ) * sks
)nilaimaxsks, sks
FROM matakuliah, (
SELECT nim, kodemk, MIN( nilai ) nilaimax
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
) nilaiterbaik
WHERE nilaiterbaik.kodemk = matakuliah.kodemk
)buatip
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query ini kita akan menampilkan IP dengan asumsi kedua diganti menjadi nilai yang dipakai untuk menghitung IP adalah nilai yang terbaik. Mula-mula kita mencari nilai terbaik pada setiap matakuliah untuk masing-masing mahasiswa. Kita melakukan join pada tabel peserta dengan tabel kuliah pada kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabel peserta untuk mendapatkan kodemk dan nilai. Lalu kita mencari nilai terbaik dari setiap matakuliah untuk masing-masing mahasiswa dengan MIN(nilai) setelah dikelompokkan berdasarkan nim dan kodemk dengan menggunakan GROUP BY nim, kodemk karena nilai ascii ‘A’ < ‘B’ < ‘C’ < ‘D’ < ‘E’.
…(
SELECT nim, kodemk, MIN( nilai ) nilaimax
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
) nilaiterbaik
Hasil query tersebut diberi alias nilaiterbaik. Setelah itu kita melakukan join tabel nilaiterbaik dengan tabel matakuliah pada kondisi kodemk pada tabel nilaiterbaik sama dengan kodemk pada tabel kuliah untuk mendapatkan sks.
Selanjutnya ditampilkan nim, nilaimaxsks yang merupakan nilaimax dikali sks serta sks.
…(
SELECT nim, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilaimax ) ) ) * sks
)nilaimaxsks, sks
FROM matakuliah, (
SELECT nim, kodemk, MIN( nilai ) nilaimax
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
) nilaiterbaik
WHERE nilaiterbaik.kodemk = matakuliah.kodemk
)buatip
Hasil query tersebut diberi alias buatip. Kemudian kita menghitung IP seperti query pada nomor 6 yaitu SUM(nilaimaxsks) / SUM(sks)  setelah dikelompokkan berdasarkan nimdengan menggunakan GROUP BY nim.